Hari Donor Darah Se-Dunia: Kami Hidup Karena Kami Memberi


ceritarelawan.com, Ponorogo - Tanggal 14 Juni ditetapakn ditetapkan sebagai Hari Donor Darah Sedunia oleh World Health Organization (WHO). 


Tujuan dari penetapan hari raya tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia akan pentingnya kesehatan untuk mendonor darah. 


Dr. H. Sumani S.Pd, M. Pd Pengurus yang juga Plt. UDD PMI Kabupaten Ponorogo mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Se-Dunia PMI memberikan souvenir menarik.


“Khusus hari ini pendonor yang datang di Gedung UDD PMI Kabupaten Ponorogo akan diberikan souvernir menarik selama persediaan masih ada,”. Ungkapnya. Rabu, (14/06/2023)


“Pemberian Souvenir ini diharapkan masyarakat dapat ikut serta melakukan donor darah pada Hari Donor Darah Sedunia,“.Jelasnya


“Tidak ada kata yang cukup untuk berterimakasih kepada seluruh pendonor darah,". Tambahnya

 

"Selamat Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2023, “Kami Hidup Karena Kami Memberi, Berikan Darahmu, Berikan Plasmamu, Bantu Kehidupan, Bantu Sesama,”. Tambahnya

 

Joko Suwasono (52 tahun) warga Perumahan Cokromenggalan Damai Kelurahan Cokromenggalan mengatakan, hari ini saya sudah donor darah ke 66 kali.


“Awalnya saya takut untuk berdonor darah, berawal dari itu saya punya semangat dan memberanikan diri untuk donor darah, alhamdulillah, saya hari ini sudah yang ke 66 kali,”. Ungkapnya.


"Terimakasih atas souvernir yang telah diberikan PMI, semoga kita selalu diberikan kesehatan sehingga kita bisa berbagi kepada sesama melalui donor,". Tambahnya

 

Sejarah Hari Donor Darah Sedunia, berarti perlu kembali ke zaman kuno.



Seperti dilansir dari Livemint, Richard Lower, seorang dokter asal Inggris, merupakan orang pertama yang meneliti ilmu donor darah untuk hewan. Ia berhasil mentransfusikan darah anjing ke anjing lain tanpa efek sakit berarti.


Dalam buku 'Tractatus de Corde', Lower menuliskan tentang transfusi darah dan fungsi sistem kardiopulmonal (pernapasan dan jantung).


Kendati Lower adalah orang pertama yang meneliti donor darah, WHO memutuskan mengambil tanggal lahir Karl Landsteiner sebagai Hari Donor Darah Sedunia. Landsteiner merupakan ahli patologi dan imunologi berdarah Austria-Amerika.


Ia mendapat hadiah Nobel pada 1930 untuk karyanya tentang golongan darah dan pengembangan sistem transfusi darah modern (min)