Kegiatan ini dilaksanakan di SMAK Santo Paulus Jember dan dibuka oleh Staf PB dan SDM PMI Kabupaten Jember, Faitturohman.
Dalam sambutannya, Faitturohman mengingatkan peserta agar menjaga kesehatan dan fokus dalam belajar menjadi relawan.
Dalam sambutannya, Faitturohman mengingatkan peserta agar menjaga kesehatan dan fokus dalam belajar menjadi relawan.
Kegiatan latihan ini bertujuan untuk mengasah dan mengaplikasikan pengetahuan, kemampuan, serta kreativitas para anggota PMR sebagai relawan.
Latihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas para PMR sehingga siap terjun ke lapangan saat ada kebutuhan mendadak.
Latihan gabungan ini fokus pada manajemen pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Para peserta akan dilatih dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama sebagai upaya pengurangan risiko cidera.
Latihan gabungan ini fokus pada manajemen pertolongan pertama dalam kondisi darurat. Para peserta akan dilatih dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama sebagai upaya pengurangan risiko cidera.
Kegiatan ini terbagi menjadi tiga kelompok dengan materi penilaian dan anatomi, cidera jaringan lunak, dan evakuasi.
Setelah mendapatkan materi, peserta akan melakukan praktik untuk menyamakan pemahaman dalam melakukan tindakan pertolongan pertama.
Kepala sekolah SMAK Santo Paulus, Broder Yohanes Suparno, berharap agar peserta dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk membantu orang lain.
Kepala sekolah SMAK Santo Paulus, Broder Yohanes Suparno, berharap agar peserta dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk membantu orang lain.
"Semoga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi lebih meriah di masa depan,". Ungkapnya.(min)